Kampanye Pelestarian Satwa Endemik Kalimantan, COP Gelar Charity Run For Orangutan 2026
Charity Run For Orangutan 2026 yang diikuti sekitar 384 peserta.
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau
mengapresiasi Centre for Orangutan Protection (COP) yang menggelar kegiatan Charity
Run For Orangutan 2026 sebagai bentuk kampanye kepedulian terhadap
pelestarian Orangutan, satwa endemik Pulau Kalimantan yang saat ini menghadapi
berbagai ancaman serius.
Kegiatan ini diikuti
oleh 384 peserta di Berau dari berbagai kalangan masyarakat dan terbagi dalam
dua kategori, yakni putra dan putri. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan
ini juga dirancang sebagai sarana edukasi lingkungan serta peningkatan kesadaran
kolektif terhadap pentingnya konservasi.
Sekretaris Daerah
(Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan
bahwa pelestarian Orangutan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan
tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
"Harapan kami
kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga bentuk kepedulian
terhadap kelestarian lingkungan dan keberlangsungan hidup satwa endemik
kebanggaan Kalimantan, terutama Orangutan," ujar Said.
Ia pun menjelaskan
bahwa Orangutan saat ini menghadapi berbagai ancaman, mulai dari kerusakan
habitat, perburuan ilegal, hingga konflik dengan manusia, sehingga diperlukan
keterlibatan semua pihak dalam upaya perlindungan.
"Keberadaan
Orangutan merupakan salah satu spesies yang saat ini menghadapi berbagai
ancaman serius. Kondisi ini tentu menjadi tanggung jawab kita bersama, baik
pemerintah, masyarakat, maupun berbagai pihak terkait, untuk menjaga dan
melindungi keberadaan mereka," tambahnya.
Dirinya meminta
melalui kegiatan Charity Run For Orangutan, masyarakat tidak hanya
berpartisipasi dalam kegiatan olahraga, tetapi juga memahami pentingnya menjaga
lingkungan sebagai bagian dari kehidupan bersama.
"Melalui
kegiatan seperti Charity Run For Orangutan, saya mengajak masyarakat tidak
hanya bergerak secara fisik saja, tetapi juga dapat membangun kesadaran
kolektif bahwa pelestarian lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab
bersama," katanya.
Selain itu, ia juga
menekankan bahwa Kabupaten Berau memiliki peran penting dalam upaya konservasi
karena kekayaan keanekaragaman hayatinya.
"Kami terus
mendorong sinergi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha,
dan masyarakat luas dalam menjaga kelestarian lingkungan, termasuk perlindungan
Orangutan," ujarnya.
Terakhir, Said juga
mengajak masyarakat untuk mulai menumbuhkan kepedulian lingkungan dari hal-hal
sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya juga
mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap
lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari hal kecil, seperti menjaga
hutan, tidak merusak habitat, hingga mendukung program-program
konservasi," pungkasnya. (sep/FN)